BejorakHeadline

Abu Mardut Ingkar Janji

Alkisah, warga Desa Nyelekit Kecamatan Maik Angen mengenal Abu Mardut sebagai tukang bohong. Apapun yang dikatakan tak pernah terbukti. Jika bertemu dengan Abu Mardut lantas dia menceritakan sepuluh kisah, maka sebelas diantaranya bohong.

Demikian juga saat ia berjanji selalu tak pernah ditepati bahkan janji sama Tuhanpun sering diingkari. Selain suka bohong dan ingkar janji, Abu Mardut juga dikenal pelit bin kikir. Segala sesuatu selalu dikerjakan sendiri meski ia tak punya kemampuan menyelesaikan pekerjaan itu.

Suatu hari ia naik pohon kelapa dibelakang rumahnya. Sebenarnya ia tak menguasai cara memanjat pohon kelapa. Karena takut mengeluarkan uang iapun nekat untuk memanjat sendiri.

Tibalah Ia diujung pohon, beberapa buah kelapa dipetiknya. Namun sayang ketika hendak turun ia tak punya keberanian.

“Ya Tuhan… jika aku bisa turun, aku berjanji akan memotong seekor sapi.” Katanya berjanji pada Tuhan.

Secara perlahan ia mulai bisa turun beberapa meter. “Ya Tuhan, ndak jadi aku memotong sapi, tapi Kambing saja.” Katanya menyadari kalau dirinya ternyata sudah bisa turun perlahan.

Tak lama kemudian kakinya bisa menyentuh tanah sambil berkata, “Ya Tuhan, apa yang kukatakan tadi hanyalah sekedar bercanda.”

Esok harinya Ia bermaksud menangkap ikan dilaut. Perahu sudah dipersiapkan dan akan berlayar hingga jauh.

Setalah ditengah laut, cuaca kurang bersahabat. Badai dan angin angin laut kencang sekali dan ombak menghantam perahunya. Abu Mardut ketakutan dan menyadari akan kesalahannya yang telah mengingkari janjinya kemarin sama Tuhan.

“Ya Tuhan, maafkan aku. Persoalan kita di darat jangan dibawa kelaut dong.” Katanya memelas sambil bersembunyi dibawah geladak

Kolom ini diasuh Oleh Fairuz Zabadi | Kolomnis dan pegiat medsos yang biasa disapa Abu Macel.
Anda juga boleh menyumbangkan cerita dengan mengomentari postingan dibawah ini. Ndak lupak klik Bintang!

Cek juga

Close
Back to top button
Close