Bejorak

Amplop Yang Tertukar

Internet sudah menjadi sarana yang cukup efektip bagi masyarakat untuk mengekspresikan dirinya. Udin dan Norman Kamaru mendadak terkenal karena kemampuannya menghibur masyarakat melalui Youtube. Udin dengan lagu jenakanya sedangkan Norman dengan keahliannya menirukan artis Bollywood. Demikian juga dengan Abu Bongoh.

Ia mendadak terkenal menjadi seorang penceramah karena keunikan gayanya namun tak menghilangkan makna. Masyarakat desa Nyelekitpun seolah terhipnotis sehingga tak ada waktu baginya untuk memenuhi undangan masyarakat. Tak hanya Abu Bongoh yang kewalahan melayani permintaan warga, sopirnyapun ikut kewalahan sehingga pada suatu hari sang sopir kelelahan dan tak dapat mengantarkan sang Penceramah dadakan ini. Akibatnya, Abu Bongoh harus mengangkat sopir dadakan juga. Alkisah, Abu Bongoh harus memenuhi undangan ceramah. Sang sopir dadakan mengantarkannya. Seperti biasa, usai ceramah panitia memberikan amplop kepada Abu Bongoh. Demikian juga sang sopir. Tiba di rumah, sang sopir heran karena mendapat amplop dengan isi yang cukup banyak. “Sopir saja dapat sejuta, apalagi Penceramah ya?” Kata sang sopir dalam hati. Inilah yang membuat sang sopir dadakan makin semangat untuk menemani Abu Bongoh dan esok harinya Iapun memberanikan menawarkan jasanya untuk mengantar Abu Bongoh. “Maaf Pak, kapan lagi jadwal ceramahnya? Saya sudah siap mengantar.” Kata sang sopir dadakan dan sontak Abu Bongoh berdiri sambil berkata, “Oooo sekarang baru ketahuan. Berarti amplop yang kemarin itu tertukar.” Kata Abu Bongoh lega.

1 2Laman berikutnya

Cek juga

Close
Back to top button
Close