HeadlinePolitik

DPRD Loteng Siap Mundur Jika Pemekaran Desa di Loteng Tak Selesai 2020

PRAYA, QOLAMA.COM | 15 Orang Perwakilan Forum Desa se Kabupaten Lombok Tengah Senin, (28/10/2019) kemarin menemui Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah untuk membicarakan terkait Pemekaran desa mereka. 15 orang perwakilan Forum Desa tersebut mengusulkan agar DPRD segera menindaklajuti aspirasi pemekaran desa yang diusulkan sejumlah desa di Lombok Tengah.

masyarakat Forum Desa diterima sejumlah Pimpinanan DPRD antara lain H.L. Sarjana SH, L. Sunting Mentas, Ahmad Ripa’i dan Biro Persidangan Sekretariat DPRD Loteng Ihwan Surisno.

Kepada 15 perwakilan Forum Desa, HL Sarjana SH memastikan, Sekretariat Dewan telah mengagendakan sidang yang antara lain membahas pemekaran desa ini.

“Insya Allah segera kita dibahas, jangan khawatir tapi mohon bersabar” kta Sarjana di Ruang Rapat Gedung Sekretariat Dewan Praya Senen (28/10/2019).

Lanjutnya, aturan pemekaran desa harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan Menteri Dalam Negeri terutama Permendagri Nomor 1 Tahun 2017 tentang Penataan Desa serta Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

“Yang penting memenuhi persyaratan yang diatur dalam undang-undang pasti mekar, jangan khawatir” Tambahnya.

Ketua komisi I L. Sunting Mentas menambahkan, pembahasan pemekaran desa membutuhkan koordinasi berbagai fihak terutama untuk melakukan persiapan pemekaran yang harus disertai dengan peraturan daerah.

“nanti DPRD membuat Rapat Dengar Pendapat bersama rekan-rekan anggota komisi, kalo sudah fix bbaru kita lanjut” Ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Dewan dari PKS Ahmad Ripa’i menjamin pemekaran desa akan berjalan lancar, namun untuk pengusulan pemekaran desa yang pernah diajukan ke Gubernur namun ditolak maka desa tersebut tidak boleh mengusulkan kembali sampai 5 tahun kedepan.

“Tapi saya jamin, 15 Desa yang telah mengusulkan pemekaran di Loteng akan tuntas 2020 mendatang, saya jamin ini, saya siap lepas jabatan jika tidak berhasil” Ucap Ripa’i.(**)

Tinggalkan Balasan

Cek juga

Close
Back to top button
Close