FeaturesHeadlinePendidikan

Menjadi Kelas Internasional, Pascasarjana UIN Mataram Lakukan Redesain Kurikulum

MATARAM, QOLAMA.COM | Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram menyelenggarakan kegiatan Redesain Kurikulum untuk Pascasarjana UIN Mataram di Hotel Jayakarta Senggigi Lombok Barat, (12/11/2019).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Mutawalli, M.Ag, Wakil Rektor 1 dan Wakil Rektor 3, Direktur Pascasarjana UIN Mataram, Prof. Dr. Suprapto, M.Ag, Ketua Senat UIN Mataram Prof. Dr. H. Taufik, serta peserta dosen dan mahasiswa UIN Mataram.

Prof. Dr. Suprapto, M.Ag dalam sambutannya mengatakan, selama 5 tahun belakangan ini, UIN Mataram tidak pernah melakukan redesain kurikulum. Sehingga redesain kurikulum ini menjadi sangat Urgen untuk kemajuan Pascasarjana dan UIN Mataram, serta dapat sejalan dengan visi dan misi UIN Mataram 5 tahun kedepan.

“Kita tidak pernah ada redesain kurikulum selama 5 tahun. Ini keniscayaan untuk kemajuan UIN Mataram, serta sejalan dengan visi misi UIN Mataram.” Imbuhnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Pascasarjana UIN Mataram telah melaju menjadi kelas internasional yang bisa diikuti diberbagai negara di dunia.

“Spirit kita itu, bahwa UIN Mataram bisa menjadi kelas Internasional, dan kita sudah memulainya. Sekarang saja kita memiliki mahasiswa Pascasarjana dari luar negeri. Mereka mengambil Prodi Ekonomi Syariah!” Jelasnya.

Sementara itu, Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Mutawalli, M.Ag. mengapresiasi progresifitas yang dialami Pascasarjana. Dikatakannya, kemajuan Pascasarjana UIN adalah barometeter kemajuan UIN Mataram secara keseluruhan terutama dalam merespon kurikulum yang berbasis pada kemajuan peradaban dunia baru.

“Redesain kurikulum ini harus berbasis pada nilai dan kemajuan peradaban dunia yang paling baru dan ini kita mulai dari Pascasarjana.” Imbuh Rektor pengagum pemikiran-pemikiran Islam Posttradisionalis ini.

Mutawalli mengharapkan, Redesain kurikulum ini akan menegaskan Marwah keilmuan yang kontribusinya nyata bagi peradaban dunia baru yang lebih baik khususnya dalam kajian-kajian keislaman.

“Saya mengapresiasi Ikhtiar seluruh civitas akademika UIN Mataram, kita ini kelasnya bukan kampus lokal lagi, tapi internasional, sehingga kita harus menyesuaikan kebutuhan-kebutuhan di dunia internasional” Pungkasnya. [FTH]

Tinggalkan Balasan

Cek juga

Close
Back to top button
Close