HeadlinePendidikan

Belajar Dari Rumah Tidak Maksimal, Jadi Alasan Pemkab Lotim Ingin Buka Sekolah.

LOMBOK TIMUR – QOLAMA.COM | Proses belajar mengajar yang dijalani siswa dan siswi Kabupaten Lombok Timur, dari rumah selama pandemi Covid-19 dinilai tidak maksimal. Hal itulah yang menjadi alasan Pemkab Lotim berencana membuka sekolah untuk kegiatan belajar mengajar.

“Tidak maksimal, kegiatan belajar mengajar dari rumah, makanya Pemkab ingin buka sekolah” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lotim, Ahmad Dewanto Hadi, Selasa 4 Agustus 2020.

Diakui, meski beberapa sekolah di Lotim ada yang menerapkan belajar secara daring, tapi hanya berjalan pada sekolah yang memiliki sarana dan prasarana pendukung seperti sinyal internet, handphon dan kouta, sedangkan sekolah yang tidak memiliki fasilitas pendukung, jelas tidak bisa.

Meski demikian, rencana pembukaan sekolah oleh Pemkab Lotim 8 Agustus mendatang, akan tetap memperhitungkan regulasi dari Pemprov NTB. Kalau kemudian sampai 8 Agustus, belum ada sinyal, akan diperpanjangan.

“Pembukaan sekolah, tetap akan mengikuti regulasi Pemprov NTB untuk membuka sekolah” katanya.

Dikbud sendiri akan meminta pertimbangan dari Bupati Lotim apakah sekolah akan dibuka atau diundur 2 minggu lagi. mengingat batas belajar dari rumah yang diberikan pemprov hingga tanggal 10 agustus mendatang.

Kalau memang nantinya dibuka, Dikbud akan persiapkan semuanya, sekolah harus seperti apa. Dewanto berharap, pandemi covid-19 bisa segera berakhir, agar sekolah bisa dibuka seperti sedia kala dan belajar bisa dilakukan secara tatap muka, sehingga proses belajar mengajar bisa efektif.

Pemprov NTB sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran untuk tidak membuka sekolah atau belajar secara tatap muka, demi mencegah penularan Covid-19 di lingkungan pendidikan.

Selengkapnya
Cloud Hosting Indonesia

Tinggalkan Balasan

Cek juga
Close
Back to top button