HeadlineKesehatanPolitik

Bupati dan Walikota Baru Diminta Lebih Maksimal Tangani Covid-19.

MATARAM – QOLAMA.COM | Bupati dan Walikota baru di semua kabupaten kota diminta lebih maksimal untuk secara bersama menangani wabah pandemi Covid-19, khususnya di daerah masing – masing.

“Seluruh kepala daerah yang baru dilantik sudah sangat berpengalaman, karena beberapa diantaranya melanjutkan pemerintahan sebelumnya, dengan pengalaman tersebut, pasangan bupati/walikota terpilih bisa menjadikan daerah masing-masing lebih baik, terutama dalam penanggulangan pandemic covid-19” kata Gubernur NTB, Zulkieflimansyah ketika melantik Pasangan Bupati Walikota terpilih di Mataram, Jum’at 27 Februari 2021.

Dengan pengalaman yang sangat banyak, daerah semakin lama semakin baik. Masa ini masa yang berbeda apalagi dengan pandemi, semoga NTB bisa kembali hijau agar masyarakat bisa kembali kekehidupan seperti biasa.

Politisi PKS tersebut menambahkan, di era media sosial, masyarakat kritik ketidak puasan maupun pujian atas pemimpin daerah dapat diekspresikan langsung oleh masyarakat melalui media sosial dan dapat didengar langsung oleh seluruh dunia.

Terlebih dengan berlangsungnya era tatanan baru di tengah pandemic covid-19, menjadi tantangan sekaligus harapan

“Sosial media dan pandemi covid-19 menimbulkan suatu kebiasaan baru yang menjadi tantangan yang tidak mudah bagi pimpinan daerah,” ujar Zul.

Enam pasangan kepala daerah yang dilantik Gubernur NTB, antara lain, Walikota/Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roliskana dan TGH. Mujiburahman., Bupati/Wakil Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu dan Danny Karter Febrianto, Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri dan H M Nursiah.

Bupati/Wakil Bupati Sumbawa Barat, Musyafirin dan Fud Syaifuddin, ST, Bupati/Wakil Bupati Dompu Kader Jaelani dan H. Syahrul Parsan, dan Bupati/Wakil Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri dan Drs. Dahlan M. Noer.

Dari tujuh daerah yang melaksanakan Pilkada serentak 2020, hanya Kabupaten Sumbawa yang belum dilakukan pelantikan kepala daerah terpilih. Karena sengketa hasil Pilkada Sumbawa masih berproses di Mahkamah Konstitusi (MK). masih dijabat oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati, yaitu Sekda setempat.

Selengkapnya
Cloud Hosting Indonesia

Tinggalkan Balasan

Cek juga
Close
Back to top button