KesehatanNews

Jadi Penyakit Mematikan, Edukasi Kanker Perlu Dimasifkan.

MATARAM – QOLAMA.COM | Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati menegaskan bahwa edukasi pencegahan bahaya kanker kepada masyarakat khususnya kalangan perempuan harus benar-benar dimasifkan.

“Pasalnya, kanker merupakan penyakit mematikan nomor satu di dunia dan Indonesia khususnya, apalagi kalau sudah kena dan masuk stadium akhir, sedikit harapan untuk hidup” jelasnya.

Untuk itu, harus lebih banyak edukasi pencegahannya. meminta masyarakat terutama ibu-ibu melakukan pencegahan sedini mungkin jika mengalami gejala yang mengarah kepada kanker.

Menjaga pola hidup sehat dengan rajin olahraga dan makan makanan sehat menjadi faktor penting dalam melindungi diri dari penyakit mematikan itu.

“Karena yang paling banyak terkena kanker adalah perempuan terutama kanker payudara. Rajin-rajinlah berkonsultasi kepada dokter agar dapat dicegah sedini mungkin” harap Niken.

Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Cabang Provinsi Nusa Tengggara Barat (NTB), dr Ramses Indriawan, Sp.B (K) Onk mengatakan, kasus kanker di NTB termasuk yang cukup tinggi terutama kanker payudara pada perempuan.

“Bayangkan saja, dalam setiap bulan ada sekitar 10 hingga 20 pasien kanker yang masuk RSUP NTB, belum lagi pasien-pasien kanker payudara lainnya yang sedang dirawat” kata Indri ketika bertemu Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati, Senin 25 Oktober 2021.

Dokter spesialis Bedah Onkologi atau Tumor di RSUP NTB tersebut menambahkan, dari beberapa jenis penyakit kanker, kanker payudara cukup mendominasi di NTB selain kanker gondok, kelenjar getah bening, tenggorokan dan lain sebagainya

Banner IDwebhost

Pengurus YKI NTB sendiri akan menggelar acara webinar pada tanggal 30 Oktober 2021 mendatang, tentang edukasi pencegahan kanker payudara kepada masyarakat. Karena bulan Oktober merupakan bulan kewaspadaan terhadap kanker payudara.

Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Cek juga
Close
Back to top button