EkbisHeadline

Kembangkan Usaha, UMKM Diminta Melek Teknologi.

MATARAM – QOLAMA.COM | Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sitti Rohmi Djalilah meminta kepada pelaku usaha perempuan, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bisa melek teknologi, agar bisnis dijalankan bisa terus berkembang.

“Di era teknologi digital saat ini, dimana pergerakan informasi dan transaksi yang begitu cepat, bahkan bisa dilakukan dalam hitungan menit, menjadi kunci kemajuan dari sebuah bisnis” kata Rohmi di acara Musda IV DPD Iakatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) NTB, di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Selasa (20/8/2019)

Menurutnya banyak usaha yang tadinya merupakan usaha skala kecil bisa tumbuh menjadi besar, berkat penggunaan Informasi Teknologi (IT). Tapi tidak sedikit pula, perusahaan besar yang gulung tikar, akibat kalah dalam kompetisi bisnis, karena masih bersifat konvensional.

Mengantisipasi hal itu agar tidak terjadi pada pengusaha perempuan dan UMKM di NTB, sebagai organisasi yang mewadahi pengusaha perempuan IWAPI diminta untuk mengoptimalkan fasilitas digital informasi teknologi dalam meningkatkan jaringan pemasaran bisnisnya di tingkat nasional dan internasional.

“Penggunaan IT menjadi kunci sukses dalam mengembangkan bisnis di era digital, sebab hampir semua proses dalam bisnis saat ini mulai dari peningkatan kualitas produksi, pemasaran hasil produk dan memperluas koneksi, bisa dilakukan dalam genggaman, itu semua berkat dari kemajuan informasi teknologi” terangnya.

Ketua DPD IWAPI NTB Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi mengataka, sebagai organisasi yang mewadahi pengusaha perempuan, IWAPI siap berkontribusi bagi peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan.

Dikatakan, keberadaan DPD IWAPI NTB, akan menjadi lokomotif sekaligus mitra strategis pemerintah dalam membangun dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian di NTB. Melaui tumbuhnya wirausaha-wirausaha muda, yang akan mampu menciptakan lapangan kerja baru yang akan berdampak terhadap menigkatnya kesejahteraan masyarakat di daerah.

“Pembinaan pengusaha perempuan khususnya pelaku UMKM menjadi salah satu sasaran, bagai mendorong kualitas produk dihasilkan, termasuk strategi pemasaran” katanya.(ZI)

Tags
Selengkapnya
Cek juga
Close
Back to top button
Close