HeadlineKesehatanMataram

Pasien Yang Meninggal di Dasan Agung Positif Covid-19

MATARAM. QOLAMA.COM | Hasil laboratorium pemeriksaan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal pada Sabtu (28/3/2020) di dasan Agung Mataram akhirnya dinyatakan Positif.

“Hasil laboratorium pemeriksaan swab Positif Covid-19,” jelas Gubernur dalam presss releasenya, Rabu (1/4/2020).

Sebelumnya, Komandan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Rohmi Djalilah sempat meminta Publik tidak berspekulasi terkait pasien laki-laki Inisial J, Usia 55 tahun bahwa J Positif Corona Covid-19.

Sebelum dirawat di RSUD Kota Mataram, pasien J yang diketahui berprofesi sebagai Guide ini sempat beperjalanan ke Jakarta pada 10 hingga 16 Maret 2020. Setiba di Lombok, pasien J mengalami sakit dan dilarikan ke rumah sakit.

Pasien J masuk RSUD Kota Mataram pada 24 Maret dan 26 Maret dilakukan pengambilan swab namun sehari setelahnya, pada 27 Maret, pasien tersebut meninggal dunia.

Selain Pasien J, Gubernur NTB juga mengkonfirmasi status pasien atas nama IMS, 55 tahun dari Karang Madain Mataram. Pasien yang meninggal pada Sabtu (28/3/2020) tersebut dinyatakan Negatif Covid-19

“Hasil pemeriksaan laboratorium swab Negatif Covid-19,” jelasnya.

Pasien IMS pada Jumat (27/3/2020) mengeluh lemah dan sesak seperti gejala pada Covid-19. Karena itu pihak RSUD Provinsi NTB mengambil keputusan untuk melakukan isolasi sesuai standar SOP dan Almarhum diperlakukan layaknya pasien PDP.

Dengan keluarnya hasil Swab Lab dua Pasien PDP yang meninggal tersebut, Gubernur kembali meminta kepada semua pihak tenang dan tetap mengikuti dan mematuhi petunjuk dan arahan dari pemerintah, tenaga medis, dan petugas di lapangan.

“tetap Jaga jarak (physical distancing), jalankan pola hidup bersih dan sehat, konsumsi vitamin, jauhi keramaian, gunakan masker jika anda sakit dan saat berada di luar rumah dan jangan percaya berbagai isu dan informasi hoax,” jelas Gubernur. []

Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Cek juga
Close
Back to top button