HeadlineLife Style

Pelisak, Sayuran Sehat Menu Berbuka Puasa Ala Masyarakat Desa.

LOMBOK – QOLAMA.COM | Selama bulan puasa ramadhan, sayur bening termasuk sayuran cukup banyak disukai masyarakat sebagai menu berbuka atau makan sahur. Sayur bening pelisak atau botor muda misalkan, termasuk jenis sayuran paling sering dimasak masyarakat, khususnya masyarakat kampung.

“Selain rasanya enak, sayuran pelisak yang dimasak menjadi sayur bening juga membuat badan terasa segar saat menjalankan puasa di siang hari” kata Fatma, ibu rumah tangga, Desa Banyu Urip, Lombok Tengah, Selasa 19 Mei 2020.

Pelisak sendiri termasuk jenis sayuran cukup banyak bisa ditemukan di pematang lahan sawah milik pertani atau pasar tradisional, dengan harga murah meriah. Bahkan pada masyarakat pedesaan, sayuran pelisak bisa minta pada tetangga.

Disamping enak dimasak jadi sayur bening, pelisak muda juga bisa dibuat jadi pecel atau urap – urap khas Lombok, dicampur dengan kecambah kacang hijau atau kedelai, dengan bumbu kacang tanah goreng yang ditumbuk halus untuk ditaburkan diatasnya.

“Jadi pecel atau urap – urap, pelisak juga paling enak, selain dimasak jadi sayur bening” katanya.

Andi, warga lain mengaku paling suka makan sayuran pelisak yang dimasak jadi sayuran bening saat makan sahur, dengan sambal cabai mentah dan perasan air limo mudah, membuat makan sahur  terasa lebih nikmat dan segar

Sayur bening pelisak lebih dipilih, karena membuat badan pada siang harinya terasa lebih segar, daripada mengkonsumsi sayuran yang digoreng atau dimasak dengan banyak bumbu, karena bisa membuat tenggorokan sakit.

“Kalau sahur dengan sayuran berminyak atau santan, bisa buat tenggorokan kering dan sakit saat siang harinya menjalankan ibadah puasa, makanya lebih suka makan sayur bening” tutupnya.

Banner IDwebhost
Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Cek juga
Close
Back to top button