HeadlinePariwisata

Pemprov Optimis Pariwisata NTB akan Terus Berkembang.

MATARAM – QOLAMA.COM | Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) optimis pariwisata NTB akan terus berkembang. Syaratnya, kegiatan promosi pariwisata harus makin kreatif.

Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Gita Aryadi mengingatkan pentingnya konsolidasi lintas sektor menghadapi peluang pariwisata yang sudah di depan mata. Salah satunya adalah perhelatan Internasional MotoGP 2021 di Mandalika Lombok Tengah.

“NTB harus memastikan seluruh fasilitas dan sumber daya manusia NTB siap menyambut bangkitnya pariwisata kita,” ujarnya di Mataram, Sabtu 7 Maret 2020.

Selain itu, NTB sebagai destinasi wisata terbaik kelima dunia versi TripAdvisor dan termasuk sepuluh destinasi wisata super prioritas Kementerian Pariwisata mempunyai tanggung jawab memastikan NTB layak mendapatkan predikat tersebut.

Capaian Lombok Sumbawa Great Sale sebagai salah satu bentuk promosi pariwisata harus menjadi inspirasi dan motivasi untuk kegiatan lain. Dengan catatan transaksi senilai 7,2 miliar selama sebulan penyelenggaraan, merupakan upaya sangat baik ditengah turunnya tingkat kunjungan wisata karena isu global.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Muhammad Faozal, yang menyebut gelaran Lombok Sumbawa Great Sale (LSGS) keempat pada tahun ini masih lebih baik dari tahun sebelumnya, mengingat kondisi dunia pariwisata dunia yang tengah turun.

“LSGS yang dihajatkan sebagai gelaran untuk mengisi low season pada awal tahun, selain menghidupkan geliat pariwisata juga mendorong ekonomi kreatif lebih berkembang” katanya.

Dikatakan, dari 280 tenant yang terlibat mulai dari travel agent, hotel, homestay, cafe dan restoran, UMKM mendapat porsi promosi dan membukukan transaksi terbanyak. Selain didukung GOPAY, OVO dan DANA untuk sistem pembayaran produk terdaftar, sistem non tunai ini memudahkan dalam transaksi berjalan.

Seperti produk tenun NTB yang mulai digemari banyak orang dari negara lain, menjadi salah satu momentum kebangkitan industri UMKM di NTB.

“Industri pariwisata, selain UMKM juga kebangkitan industri tenun, karena banyak event juga melibatkan promosi tenun sebagai produk NTB yang makin digemari orang dari negara atau daerah lain,” jelas Faozal.

Menutup gelaran LSGS 2020, Sekda NTB yang hadir bersama Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Widyaningsih, dan Ketua OJK NTB, Farid Faletehan, mengingatkan, tenun sebagai alat diplomasi budaya harus mencerminkan keagungan budaya hingga kesejahteraan pelakunya sebagai bagian dari industri kerajinan maupun pariwisata.

Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Cek juga
Close
Back to top button