HeadlineKesehatan

Rohmi, Makanan Bergizi Tidak Harus Mahal.

MATARAM – QOLAMA.COM | Mendapatkan makanan sehat dab bergizi tidak harus mahal, tumbuh – tumbuhan dan sayuran yang terdapat di lingkungan dan alam sekitar untuk kebutuhan gizi, khususnya meningkatkan gizi anak.

“Menjadi sehat tidak harus dengan biaya mahal, banyak tanaman dan tumbuhan di alam sekitar yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi dan meningkatkan gizi anak” kata Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) di SMAN 1 Lembar, Lombok Barat, Jum’at 14 Februari 2020.

Rohmi memotivasi pelajar sebagai generasi penerus bangsa, agar menjaga kesehatan dan tetap konsisten dalam mengonsumsi makanan yang bergizi.

Dikatakan, Pelajar merupakan calon pemimpin bangsa kedepan, harus berani bermimpi besar, dan calon pemimpin harus menjaga tubuh agar tetap sehat, menjaga pola makan, tidak perlu mahal asalkan bergizi.

“Beberapa makanan khas NTB yang bermanfaat bagi tubuh, diantaranya, kelor sayur bening, tahu, tempe, urap-urap, pelecing dan beberok, semua makanan tersebut, selain menjaga gizi tubuh, juga sebagai bentuk pelestarian makanan khas NTB” katanya

Rohmi berharap sekolah yang bersih dan sehat ini dapat terwujud dengan baik dan menjalankan program-program terukur dengan evaluasi yang jelas di bawah koordinasi Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

“Saya sangat berharap kepada kepala dinas kesehatan dan kepala dinas pendidikan, sekolah sehat dan bersih serta keterlibatan orang tua wajib kita sukseskan, evaluasinya harus bagus,” harapnya.

Kepala dinas kesehatan NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, menyampaikan bahwa aksi bergizi HGN ini dilaksanakan di NTB oleh 145 Puskesmas bersama 145 sekolah baik tingkat SMP maupun SMA dilaksanakan secara serentak.

Ia mengungkapkan bahwa program Aksi Bergizi ini adalah program yang ditetapkan sebagai program unggulan untuk meningkatkan gizi generasi muda di NTB.

Dalam program ini, ada beberapa kegiatan yang dilakukan, antara lain sarapan bersama, meminum tablet penambah darah sekali seminggu untuk menghindari anemia, dan acar literasi gizi agar generasi masa depan NTB mengetahui pentingnya gizi untuk kesehatan.

Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Cek juga
Close
Back to top button