
Mataram – Sebagai upaya menjaga stabilitas harga sejumlah kebutuhan bahan pokok, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat, (NTB) menggelar gerakan pangan murah, (GMP) di Mataram
“Gerakan Pangan Murah ini adalah langkah konkret pemerintah untuk hadir langsung di tengah masyarakat saat terjadi tren kenaikan harga” kata , Kadistan NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah, Senin 27 April 2026.
Ia mengatakan, upaya tersebut dilakukan untuk mendukung stabilisasi harga pangan, terutama di titik-titik dengan harga tinggi seperti Mataram, memastikan pangan tetap stabil dan terakomodir.
Dikatakan, ketahanan pangan di NTB bertumpu pada tiga pilar utama: ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan. GPM kali ini secara khusus menyasar pilar keterjangkauan.
“NTB saat ini berada di peringkat ke-9 nasional sebagai produsen beras, didukung oleh optimalisasi lahan dan distribusi pupuk bersubsidi yang tepat sasaran”.