FeaturesHeadlineMataramPendidikan

BAZNAS RI dan UNU NTB Selenggarakan TOT Pelatihan Mushaf Al-Quran Isyarat untuk Guru di NTB

BAZNAS RI bekerja sama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (UNU NTB) mengadakan Training of Trainer (TOT) pelatihan Mushaf Al-Quran Isyarat bagi 30 guru dan tenaga pendidik yang berasal dari berbagai Sekolah Khusus (SKH) di NTB. Acara ini dilaksanakan di Balai Guru Penggerak NTB.

Tujuan pelatihan ini adalah membekali pendamping disabilitas sensorik rungu wicara dengan kemampuan menggunakan isyarat khusus dalam pembelajaran Al-Quran. Dengan pelatihan ini, tenaga pendidik diharapkan dapat membantu individu disabilitas memahami dan mempelajari Al-Quran secara efektif.

Rektor UNU NTB menyatakan, “Kegiatan ini merupakan langkah untuk memastikan bahwa teman-teman disabilitas mendapatkan hak mereka dalam mempelajari Al-Quran dan ilmu agama. Dakwah kita harus inklusif, tetapi tidak semua orang memiliki keterampilan untuk mengajar mereka. Oleh karena itu, pelatihan seperti ini menjadi sangat penting.”

Selain itu, pelatihan ini juga mencakup pemahaman dasar tentang disabilitas, strategi komunikasi efektif, dan metode pengajaran inklusif. Peserta juga akan diajarkan cara menghadapi tantangan yang dihadapi individu disabilitas dalam belajar Al-Quran oleh narasumber ahli di bidangnya.

Menurut Ustadz Zamroni, salah satu pemateri, pentingnya pelatihan mushaf Al-Quran Isyarat ini dilandasi oleh beberapa alasan: (1) memasyarakatkan Al-Quran untuk semua umat Islam, (2) menjaga kemurnian kitab suci, (3) perhatian Islam terhadap seluruh pemeluknya, (4) menegaskan bahwa Islam menolak diskriminasi, (5) mendorong individu disabilitas untuk bangkit, dan (6) kesetaraan manusia di sisi Allah.

Izzan, seorang peserta TOT yang juga mahasiswa tuli dari UNU NTB, mengungkapkan kebahagiaannya atas pelatihan ini. “Saya sangat senang bisa belajar membaca Al-Quran dengan metode bahasa isyarat yang sudah sesuai standar Kemenag. Ilmu ini akan terus saya kembangkan agar dapat dibagikan kepada teman-teman tuli lainnya.”

Pelatihan ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS RI dan UNU NTB dalam memenuhi hak keagamaan dan mendukung kemajuan penyandang disabilitas sensorik di Indonesia.[]

Adsvertise
Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button