
Ketua PWI LS Bongkar Kebohongan Bupati Pemalang Soal Bantuan Korban Bentrok dengan FPI
Ketua Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS) Jawa Tengah, KH Mubarok, membongkar pernyataan yang dinilainya menyesatkan dari Bupati Pemalang, Anom Widyantoro, terkait bantuan untuk para korban bentrokan antara massa PWI LS dan Front Pembela Islam (FPI). Bentrokan itu terjadi saat orasi Habib Rizieq Shihab berlangsung di Pemalang.
Dalam keterangannya, KH Mubarok menyebut pernyataan Bupati Anom yang mengklaim telah memberikan bantuan kepada para korban sebagai kebohongan publik.
“Sampai hari ini tidak ada satu pun korban bentrokan yang dibantu oleh pemerintah daerah. Semua bantuan berasal dari kami, PWI LS Jawa Tengah,” tegas KH Mubarok di channel Youtubenya Senin (29/7).
Bentrok antara massa PWI LS dan simpatisan FPI pecah saat kehadiran Rizieq Shihab yang menggelar orasi di salah satu titik di Pemalang pekan lalu. Sejumlah anggota PWI LS mengalami luka-luka, bahkan beberapa di antaranya masih menjalani perawatan intensif.
Namun di tengah polemik itu, Bupati Pemalang justru menyatakan telah turun tangan dan memberikan bantuan kepada korban. Klaim itulah yang dibantah keras oleh KH Mubarok.
“Sampai hari ini tak ada satupun bantuan yang diberikan pemerintah maupun Bupati terkait korban bentrol,” tegasnya.
PWI LS, menurut KH Mubarok, pernyataan Bupati Anom ini perlu di counter karena akan membuat persepsi yang salah bagi masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Bupati Pemalang terkait bantahan yang disampaikan oleh KH Mubarok.[]