FeaturesHeadline

IKA PMII NTB Gelar Buka Puasa Bersama, Bahas Pelantikan dan Rencana Strategis Pengurus Baru

Mataram, Qolama.com | Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) NTB menggelar buka puasa bersama sekaligus membahas rencana pelantikan kepengurusan baru dan agenda strategis organisasi. Acara yang berlangsung di Lesehan Bebek Galih, Mataram ini dihadiri oleh Ketua IKA PMII NTB Akhdiansyah, S.Hi, Dewan Pertimbangan Sueb Qury, H. Marinah Hadi, dan H. Muhammad Akri, S.H, serta jajaran pengurus dan alumni lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Akhdiansyah menegaskan pentingnya mewujudkan Graha Mahbub Djunaidi sebagai pusat aktivitas dan koordinasi alumni PMII NTB. Salah satu langkah yang menjadi fokus kepengurusan adalah membangun database alumni yang lebih terstruktur untuk memaksimalkan potensi kader dalam berbagai bidang.

“Database ini akan menjadi instrumen utama dalam mengoptimalkan peran alumni. Dengan pemetaan yang baik, kita bisa membangun komunikasi yang lebih efektif dan memperkuat sinergi alumni,” ujar Akhdiansyah.

Graha Mahbub Djunaidi dan Tantangan Realisasi

Dewan Pertimbangan IKA PMII NTB, Sueb Qury, menyoroti tantangan dalam mewujudkan Graha Mahbub Djunaidi, yang telah menjadi cita-cita sejak beberapa generasi tetapi belum terealisasi. Ia menegaskan perlunya evaluasi mendalam agar proyek ini segera bisa diwujudkan.

“Beberapa generasi alumni sudah berupaya mewujudkan Graha Mahbub, tetapi masih terkendala berbagai hal. Ini menjadi tantangan yang harus kita selesaikan bersama,” kata Sueb Qury.

Senada dengan hal tersebut, H. Marinah Hadi memberikan apresiasi atas tekad IKA PMII NTB untuk melanjutkan pembangunan Graha Mahbub Djunaidi. Ia berharap gedung tersebut tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga pusat kajian dan pengembangan alumni, sekaligus menjadi simbol penghormatan terhadap KH. Mahbub Djunaidi, pendiri PMII.

“Semoga Graha Mahbub bisa segera dibangun dan menjadi pusat aktivitas alumni yang multifungsi. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana kita bisa mengimplementasikan pemikiran-pemikiran Mahbub Djunaidi dalam kehidupan dan perjuangan kita,” ujarnya.

Pelantikan dan Distribusi Kader

Sementara itu, H. Muhammad Akri, S.H menegaskan bahwa pelantikan kepengurusan IKA PMII NTB harus segera dilaksanakan, mengingat polemik kepengurusan di tingkat pusat yang masih belum selesai. Ia juga menekankan pentingnya segera melakukan groundbreaking pembangunan Graha Mahbub Djunaidi agar cita-cita besar ini tidak hanya menjadi wacana semata.

“Pelantikan harus segera dilakukan agar roda organisasi berjalan dengan efektif. Kepengurusan di pusat juga masih belum selesai polemiknya, sehingga kita di daerah harus lebih cepat mengambil langkah strategis. Graha Mahbub harus segera di-groundbreaking,” tegasnya.

Selain itu, pentingnya distribusi kader alumni PMII di berbagai sektor strategis juga menjadi perhatian utama. H. Muhammad Akri menekankan bahwa alumni PMII harus mengambil peran di berbagai lini, termasuk KPU, Bawaslu, KPID, birokrasi, dan akademisi, agar lebih berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional.

“Kita harus memastikan kader-kader PMII bisa berkiprah di semua sektor. Distribusi kader yang baik akan semakin memperkuat pengaruh alumni dalam berbagai kebijakan strategis,” tambahnya.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi forum strategis untuk memperkuat peran alumni PMII NTB dalam berbagai bidang serta memastikan keberlanjutan program-program organisasi yang lebih konkret dan berdaya guna bagi masyarakat.[]

Adsvertise
Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button