
Pesantren Sirajul Huda Peringati Maulid Sekaligus Memulai Pembangunan Asrama Santri Sirajul Huda
Lombok Tengah – Yayasan Pondok Pesantren Sirajul Huda Paok Dandak menggelar peringatan Maulid Agung Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan asrama santri. Acara berlangsung pada Selasa, 23 September 2025 atau bertepatan dengan 30 Rabi’ul Awal 1447 Hijriah.
Sejumlah tokoh hadir dalam kesempatan tersebut, antara lain Pimpinan Baznas NTB yang mewakili Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal; Ketua Komisi I DPRD NTB, H. Muhammad Akri, S.Hi; Sekretaris PWNU NTB, H. Lalu Daud Nurhadi, SH, M.Kn; Ketua GP Ansor NTB, Dr. Irpan Suriadiata, S.Hi, MH; serta Pimpinan Baznas Lombok Tengah, TGH. Maarif Abdul Majid, M.Pd. Hadir pula pengurus PCNU Lombok Tengah, kepala desa, serta ratusan masyarakat.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Sirajul Huda, Ahmad Jumaili, menegaskan pembangunan asrama santri menjadi kebutuhan mendesak. Jumlah santri saat ini mencapai sekitar 900 orang, namun pesantren hanya mampu menampung 100 orang di asrama darurat.
“Santri kami 900-an, sementara yang bisa kami layani hanya 100 orang. Itu pun menempati bekas ruang kelas sebagai asrama darurat,” kata Jumaili dalam sambutannya.
Rencananya, asrama santri akan dibangun dua lantai dengan 10 lokal, berkapasitas hingga 500 orang. Fasilitas penunjang seperti kamar mandi, dapur umum, dan tempat mencuci juga akan disiapkan. Proyek ini diperkirakan menelan biaya lebih dari Rp2 miliar.
Untuk pembiayaan, pihak pesantren menggalang dukungan masyarakat melalui program “Wakaf Berjamaah”, di mana setiap orang bisa berkontribusi dengan dana, tenaga, maupun pemikiran. Untuk memudahkan masyarakat berkontribusi kami siapkan celengan wakaf Berjamaah yang dikumpulkan setiap bulan,” kata Jumaili.
Selain secara offline, pesantren juga membuka kanal donasi online. Hingga kini, donasi daring yang terkumpul sudah mencapai lebih dari Rp10 juta.
Dukungan awal pun berdatangan. Baznas NTB menyalurkan bantuan senilai Rp7,5 juta, Ketua Komisi I DPRD NTB H. Muhammad Akri menyumbang 50 sak semen. Ketua GP Ansor NTB menyumbang 25 sak semen, PWNU NTB, Baznas Lombok Tengah, sejumlah pejabat lainnya juga ikut menumbang.
Bagi masyarakat yang ingin berkontribusi, donasi online dapat diakses melalui tautan: https://s.id/WakafSirajulHuda.
Peletakan batu pertama ini menjadi simbol dimulainya pembangunan asrama santri, sekaligus penanda harapan besar bagi masa depan Pesantren Sirajul Huda dalam memberikan layanan pendidikan yang lebih layak bagi para santri.[]