
Tergiur Uang Ratusan Juta, Gadis Ini Berani Kirim Video Asusila di Telegram
Kasus penyebaran video bermuatan as*sila yang viral di Kabupaten Batang sejak Sabtu (18 April 2026) kini tengah ditangani Satreskrim Polres Batang. Peristiwa ini diduga bermula dari iming-iming uang ratusan juta rupiah yang ditawarkan melalui akun Telegram misterius.
Kanit PPA Polres Batang, Ipda Maulidya Nur Maharanti, menyampaikan bahwa perkara tersebut saat ini sudah naik ke tahap penyidikan. Pihak kepolisian juga tengah melakukan penelusuran digital, termasuk pemeriksaan perangkat telepon genggam milik terduga pelaku yang telah dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) Semarang.
“HP terduga sudah kami kirim ke Labfor Semarang untuk dilakukan ekstraksi data dan pemulihan seluruh jejak digital yang berkaitan dengan kasus ini,” ujarnya, Kamis (30 April 2026).
Dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap bahwa terduga mengaku nekat melakukan perbuatan tersebut karena alasan ekonomi. Ia disebut tertarik dengan tawaran dari akun Telegram yang menjanjikan pekerjaan dengan imbalan besar.
Pada awalnya, akun tersebut membangun kepercayaan dengan meminta pengiriman konten sederhana seperti foto dan video biasa, yang kemudian dibayar secara bertahap dengan total sekitar Rp750 ribu. Setelah itu, pelaku dijanjikan imbalan besar hingga Rp220 juta–Rp250 juta jika bersedia mengirimkan konten sensitif.
Namun setelah video dikirim, janji pembayaran tersebut tidak pernah terealisasi. Akun Telegram itu kemudian menghilang, sementara video tersebut justru sudah terlanjur tersebar di berbagai platform media sosial.
“Setelah video dikirim, akun tersebut hilang dan konten sudah menyebar luas,” tambah Ipda Maulidya.
Saat ini, polisi masih mendalami peran masing-masing pihak serta menelusuri alur penyebaran video tersebut. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap jaringan yang terlibat dalam kasus ini.