EkbisFeaturesHeadlineLombok Tengah

Rumah Bertingkat Dapat Beras, Warga Miskin Tak Dapat PKH: Hadrian Irfani Sebut Bantuan “Salah Kamar”

LOMBOK TENGAH – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PKB, H. Lalu Hadrian Irfani, menyoroti bantuan sosial yang masih “salah kamar”. Warga yang memiliki rumah bertingkat masih menerima bantuan beras, sedangkan keluarga miskin justru tidak mendapatkan PKH.

Pernyataan tersebut disampaikan Hadrian saat bersilaturahmi dengan keluarga besar Yayasan Pondok Pesantren Sirajul Huda di Paok Dandak, Desa Durian, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah, Selasa, 4 Agustus 2026.

Hadrian menyebut persoalan tersebut dipicu oleh data desil yang tidak sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat. Ada warga miskin yang seharusnya masuk desil 1, tetapi masih tercatat pada desil 9. Akibatnya, mereka tidak terdaftar sebagai penerima bantuan.

“Seharusnya desil 1, tetapi datanya masih desil 9. Itu sebabnya tidak mendapatkan PKH, bantuan beras, dan sebagainya,” kata Hadrian.

Sebaliknya, warga yang kondisi ekonominya lebih baik masih tercatat sebagai penerima bantuan.

“Masih banyak yang salah kamar. Ada yang rumahnya bertingkat, tetapi masih menerima bantuan beras. Seharusnya masyarakat yang benar-benar membutuhkan yang menerimanya,” tegasnya.

Menurut Hadrian, pemerintah bersama Badan Pusat Statistik sedang memperbaiki data tersebut. Pembaruan data ditargetkan selesai pada akhir Agustus atau awal September agar PKH dan bantuan pangan benar-benar diterima warga yang berhak.

Ia meminta masyarakat kurang mampu yang belum mendapatkan bantuan segera melapor kepada kepala dusun atau kepala desa untuk menjalani pemeriksaan dan pembaruan data.

“Kalau belum tersentuh bantuan, segera lapor kepada kepala dusun atau kepala desa. Harapannya, bantuan tidak lagi salah kamar,” pungkasnya.

Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button