
Isu Lingkungan : GUSDURian Lombok Tengah Gelar Temu Warga ajak Reboisasi dan Pengelolaan Sampah
Lombok Tengah – Komunitas GUSDURian Lombok Tengah melaksanakan kegiatan silaturrahim dan temu warga di Dusun Selak Aik Desa Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah pada Kamis, 23 April 2026.
Kegiatan yang berlansung di Balai Posyandu Dusun Selak Aik tersebut di hadiri oleh sejumlah tokoh Agama, masyarakat, dan pemuda setempat guna menyerap persoalan lingkungan yang ada di dusun tersebut.
Acara di awali dengan sambutan dan pengantar dari kepala Dusun yang menyambut baik kehadiran komunitas GUSDURian di tengah masyarakat terlebih persoalan hari ini tentang sampah dan saluran irigasi yang cukup memperhatinkan.
“Di tempat kami ini banyak mata air makanya dinamakan Selak Air (sela air) tapi kadang susahnya air dan sering kekeringan”. Ungkap Kepala Dusun
Sementara dari GUSDURian Lombok tengah Sadip Indra Sayuti memaparkan pentingnya merawat bumi bukan sekadar untuk kepentingan kita saat ini, tetapi juga untuk masa mendatang.
“Kehadiran kami disini mengajak masyarakat untuk berfikir tentang lingkungan kita, sangat penting sekali untuk kita jaga dan rawat alam ini demi kemaslahatan Udara yang kita hirup saat ini adalah warisan untuk generasi baru. . Terangnya

Dalam Sharing ide tersebut tercetus dua hal yang menjadi prioritas di kerjakan bersama masyarakat yaitu Reboisasi (penanaman) dan pengelolaan sampah, dua isu ini di pilih karena yang paling urgen dan disambut hangat oleh masyarakat setempat.
Soal isu sampah, menjadi permasalahan umum yang masih belum ditemukan obatnya sehingga beberapa alternatif kegiatan dalam mencegah dan mengurangi adanya sampah menjadi fokus utama komunitas GUSDURian bersama masyarakat, terlebih dusun selak aik saat ini sudah memiliki wisata camping ground yang digarap oleh pemuda setempat.
“Beberapa persoalan kami saat ini soal sampah, minimnya kesadaran masyarakat yang masih membuat sampah sembarangan, dan juga kiriman sampah dari luar seperti sampah dari wisatawan yang datang berkunjung, ini penting untuk kita fikirkan bersama”. Jelas Ketua Pokdarwis Dusun Selak Aik
Selain isu sampah, minim juga kesadaran masyarakat untuk tidak menebang pohon sembarangan juga menjadi permasalahan yang perlu di gerakkan bersama agar kelestarian alam tetap terjaga.
Alhasil, GUSDURian Lombok Tengah bersama masyarakat Dusun selak aik akan bahu membahu terkait isu lingkungan tersebut dengan berbagai kegiatan dan aksi nyata yang akan dilakukan dalam periode panjang mendatang.
“Beberapa kegiatan akan kami fokuskan di tempat ini seperti edukasi, pelatihan dan pendampingan jangka panjang guna mengatasi permasalahan tersebut, kami sudah membuatkan timeline kegiatan dalam beberapa bulan ke depan, tentunya harapan supaya masyarakat ikut mendukung dan mensukseskan kegiatan tersebut”. Tambah Fahmi Komunitaa GUSDURian Lombok Tengah.
Dalam kegiatan temu warga tersebut juga memperkenalkan peran gusdur tentang lingkungan dan 9 prinsip nilai gusdur yang menjadi pondasi utama komunitas dalam menjalankan dan menggerakkan kehidupan di masyarakat.
Acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mengambil langkah nyata dalam merespons isu-isu lingkungan yang semakin mendesak saat ini.