AnggaranHeadlineKesehatanKLULombok Utara

Plt Bupati dan Wagub Launching Posyandu Keluarga di KLU

KLU, QOLAMA.COM | Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) tak bosan-bosannya mengajak para kaum ibu untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk keluarga. Hal ini salah satu upaya untuk membersihkan KLU dari stunting, busung lapar, kanker serviks dan penyakit lainnya.

Hal ini disampaikan, Plt. Bupati KLU H Sarifudin SH MH, Plt saat mendampingi Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd me-launching Posyandu Keluarga di Dasan Lendang Desa Anyar, Kamis (15/10).

“Kami tidak ingin ada warga KLU yang stunting, busung lapar, ibu-ibu kita kena kanker serviks. Oleh karena itu Posyandulah tempat kita untuk bersama-sama bagaimana menjaga kesehatan itu,” Harap H. Sarifuddin.

Kondisi KLU yang di sorot sebagai Kabupaten termiskin di NTB tambahnya harus sedikit demi sedikit di kikis salah satunya dengan meningkatkan taraf hidup sehat melalui Posyandu Keluarga.

“Walaupun kemiskinan ini tidak disebabkan oleh jarangnya posyandu tetapi karena semua anggaran habis pada pembangunan fisik, maka kedepan pengelolaan lingkungan dan sumber daya manusia menjadi prioritasnya.” Katanya.

Sementara itu, Wagub Dr Ir Hj Sitti Rohmi Djalilah MPd menyatakan bangga dengan prestasi-prestasi yang dilaksanakan KLU selama ini terutama di desa Desa Anyar. KLU menurut Wabub sangat tepat memprogramkan kegiatan yang menukik langsung ke persoalan kebutuhan esensial masyarakat terutama Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi.

“Saya bangga dengan Desa Anyar, kita harus yakini betul di NTB porsinya sesuai, menukik kepada kebutuhan-kebutuhan yang memang esensi seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi lingkungan. Itu harus betul-betul dikedepannkan,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Posyandu Keluarga sudah baik tinggal nanti bagaimana pelayanan di masa pandemi disesuaikan, tidak perlu berkerumun dalam waktu bersamaan.

“Dari 400 posyandu yang ada di KLU, sudah 100 posyandu menjadi Posyandu Keluarga. Kalau mau cepat menjadikan semua Posyandu Keluarga, ada posyandu lansia, posyandu remaja, tinggal ditambah meja layanannya saja,” imbuhnya.

Mendapat apresiasi tersebut, Kepala Desa Anyar Ir Rusni menyatakan teriamakasihnya. Ia melaporkan, posyandu di desa Ansyar saat ini 9 Posyandu dengan 47 orang kader yang tersebar di 10 dusun.
Ia juga memberikan informasi baik bahwa desanya pada tahun 2021 nanti akan mendapatkan bantuan TPS 3R dari pemerintah pusat dan hibah tanah dari Pemda KLU.

“Selain mengolah sampah organik kami juga berharap bisa mengelola sampah plastik oleh karena itu kami membutuhkan alat pres sampah plastik Bu Wagub. Lanjutnya lagi, kami pernah studi tiru ke desa Duman, Desa Sepakek, dan kami tertarik karena mereka mendapat bantuan alat pres plastik dari provinsi,” harapnya.

Selain Plt. Bupati KLU dan Wakil NTB Dr Ir Hj Sitti Rohmi Djalilah M.Pd, kegiatan ini juga dihadiri Pj Sekda KLU Drs H Raden Nurjati, Camat Bayan Intiha, SIP, Ketua TP PKK KLU Nani Cahyani SE dan unsur pimpinan OPD lingkup Pemda Lombok Utara.[]

Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Cek juga
Close
Back to top button