HeadlineLingkungan

Siaga Karhutla, TNGR Bentuk Tim Pengendali Kebakaran Hutan.

MATARAM – QOLAMA.COM | Mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama musim kemarau, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Provinsi Nusa Tenggara Barat membentuk tim pengendali kebakaran hutan yang akan bertugas memantau kawasan hutan dari ancaman kebakaran.

“Mengantisipasi Karhutla pada puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada bulan Agustus mendatang, TNGR telah mengambil langkah melakukan upaya pencegahan, salah satunya dengan membentuk Tim Pengendali Karhutla” kata Kepala TNGR, Dedy Asriady melalui siaran persnya, Jum’at 3 Juli 2020.

Termasuk patroli pencegahan karhutla, diprioritaskan pada lokasi yang rawan terjadi karhutla dengan melibatkan Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk meminimalisir terjadinya karhutla oleh faktor manusia.

Melakukan monitoring titik panas. TNGR telah menugaskan petugas untuk selalu memantau titik panas melalui satelit pada waktu yang telah ditentukan untuk mengetahui sebaran titik panas pada skala provinsi dan nasional.

“Menjalin kerjasama dengan TNI dan POLRI, untuk mempermudah proses penanganan Karhutla di lapangan” katanya.

Dedy mengatakan, TNGR juga melakukan koordinasi dan penjagaan terpadu pada titik-titik yang rawan terjadi Karhutla dan dalam waktu dekat akan melaksanakan kegiatan kampanye dan sosialisasi tentang Karhutla guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla.

Lebih lanjut ia menambahkan, petugas juga melakukan penjagaan di jalur pendakian dan non pendakian baik di pintu masuk resmi maupun tidak resmi sampai bulan Desember 2020 untuk memonitor keluar masuknya para pendaki dan mencegah para pemburu liar memasuki kawasan hutan TNGR.

“Langkah antisipasi lain, dengan melakukan pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA), dilaksanakan untuk memperkuat kesiapan dalam mengantisipasi dan pengendalian karhutla di kawasan TNGR” terangnya.

Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Cek juga
Close
Back to top button