HeadlineKesehatan

Dikes NTB : TKI Ikut Berkontribusi Bawa Virus HIV/AIDS.

MATARAM – QOLAMA.COM | Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Provinsi Nusa Tenggara Barat, dr. H. Lalu Hamzi Fikri mengungkapkan, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) ikut berkontribusi bawa virus HIV/AIDS ke NTB.

“Atensi kita saat ini PMI, ada beberapa PMI yang membawa virus HIV/AIDS dan menularkan melalui keluarga, sehingga perlu dilakukan skrining ketika kedatangan PMI dari luar negeri ke NTB” kata Fikri ketika menerima laporan penanggulanganan HIV/AIDS dari KPA NTB, Kamis 22 April 2021.

Dikatakan, pelayanan pengobatan terapi HIV-AIDS hanya dapat dilakukan pada 12 Rumah Sakit di NTB, tapi Pemerintah Daerah didukung Pemerintah Pusat akan memperluas pelayanan pengobatan terapi HIV-AIDS dengan memanfaatkan puskesmas.

Memaksimalkan puskesmas bisa menjalankan terapi bagi pasien yang terdeteksi. Beberapa fokus yang menjadi sasaran program penanggulangan yaitu Pekerja Migran Indonesia (PMI), Gay, Waria, Laki – laki (GWL), Hubungan Hetero Seksual dan sebagainya.

Data Komisi Penanggulanganan AIDS, Provinsi Nusa Tenggara Barat menunjukkan, Penduduk usia produktif Provinsi Nusa Tenggara Barat, dengan usia antara 20 sampai 40 tahun mendominasi kasus HIV/AIDS.

Secara komulatif kasus HIV dari tahun 2001 hingga Maret 2021 terdapat sebanyak 1104 orang. Sementara kasus AIDS secara komulatif dari tahun 1992 hingga Maret 2021 sebanyak 1193 orang.

Selengkapnya
Cloud Hosting Indonesia

Tinggalkan Balasan

Cek juga
Close
Back to top button