HeadlineLife Style

Generasi Muda Diajak Lestarikan Permainan Tradisional Sebagai Kekayaan Budaya Bangsa.

MATARAM – QOLAMA.COM | Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengajak generasi muda agar untuk tetap terus menjaga dan melestarikan permainan tradisional di daerah masing – masing, sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.

“Permainan tradisional merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa, karena itu harus tetap dijaga dan dilestarikan” kata Rohmi.

Untuk mendukung upaya tersebut, terutama di lembaga pendidikan, pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menyediakan Pojok Ekspresi, sebagai ruang ekspresi pelajar, khususnya di masa Pandemi.

Pojok Ekspresi menjadi ruang kreativitas dan inovasi bagi sekolah dalam bidang pendidikan dan kebudayaan yang diluncurkan Dikbud NTB.

“Melalui pojok ekspresi, pelajar bisa berbagi cerita, berbagi pengalaman, saling mendukung, serta menambah pengetahuan”.

Ada banyak permainan tradisional bisa dimainkan, antara lain presean, permainan dedengklak, begasingan, lompat tali, hingga pertunjukan ketongkek

Permainan tradisional lanjut Rohmi, tidak boleh kalah dengan gadget. Untuk saat ini, dalam melakukan aktifitas apapun, semua orang dituntut untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, termasuk dalam bermain.

Keberadaan Pojok Ekpresi menjadi warna baru dan semangat baru untuk sekolah yang ada di NTB. Karena melalui kegiatan tersebut, semua bisa kembali bermain, kembali mengingat serta bertukar pikiran tentang permainan dan kebudayaan yang ada di provinsi NTB.

“Pojok Ekpresi mampu mengingatkan serta memperkenalkan kembali budaya yang ada di daerah kita tercinta,” tambahnya.

Selengkapnya
Cloud Hosting Indonesia

Tinggalkan Balasan

Cek juga
Close
Back to top button