
Gubernur NTB Minta Kontraktor Pembangunan SMAN 7 Mataram Diaudit
Lombok Barat – Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, (NTB), H.L. Muhamad Iqbal meminta Inspektorat untuk melakukan audit terhadap kontraktor pembangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Mataram.
Hal tersebut disampaikan Iqbal usai menghadiri malam apresiasi kepala daerah berprestasi, Kementerian Dalam Negeri, (Kemendagri) di hotel Meru Mata Senggigi, Lombok Barat, Selasa 19 Mei 2026.
“Sebagai gubernur, saya merasa bertanggung jawab atas kejadian tersebut dan telah meminta Inspektorat melakukan audit terhadap kontraktor pembangunan sekolah” terang Ikbal.
Dikatakan Iqbal, audit terhadap pembangunan sekolah bahkan telah diminta sejak dilantik sebagai gubernur, terutama yang menggunakan Dana Alokasi Khusus, (DAK)
Ikbal mengaku sangat menyesalkan kejadian tersebut dan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua sekolah di NTB, agar kejadian sama tidak terulang kembali di masa akan datang.
Iqbal menambahkan, SMAN 7 Mataram sebenarnya memiliki 16 kelas belajar. Sementara dua kelas baru yang ambruk dibangun melalui DAK 2024, tapi bermasalah hukum, sehingga tidak bisa digunakan, proses pembangunan belum selesai, kontraktor sudah meninggalkan
“Inilah pentingnya perbaikan Tataklola, kalau tataklola pendidikan, keuangan baik, hal seperti ini tidak akan terjadi” katanya.
Sebelumnya, Kepala SMAN 7 Mataram Ridha Rosalina menyebutkan saat kejadian ada empat siswa yang berada di dalam ruang kelas dan menjadi korban.
Mereka langsung dibawa ke Puskesmas yang berada di belakang SMAN 7 Mataram untuk penanganan medis. Dari empat siswa yang menjadi korban, tiga orang diperbolehkan pulang, sementara satu siswa harus dirujuk ke RSUD Kota Mataram untuk observasi lebih lanjut.