Mataram, QOLAMA.COM | Musyawarah Wilayah atau Muswil Ikatan Persaudaraan Qori’ Qori’ah dan Hafidz Hafidzah (IPQAH) ke II sukses digelar di Mataram pada Jum’at – Sabtu (18-19/12)
Acara yang dilaksanakan di Hotel Golden Palace tersebut menghasilkan, H.L.Pathul Bahri, S.IP sebagai ketua dewan pembina, Dr.KH.M. Zaidi Abdad, M.Ag, sebagai Ketua Umum dan Dr.TGH. Sabarudin, M.Pd., sebagai Sekretaris IPQAH NTB.
“IPQAH NTB selama ini seperti layamutu wala yahya (tidak hidup juga tidak mati) alias vakum, sehingga pengurus lama berinisiasi untuk melakukan regenerasi kepengurusan dengan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil)”, Jelas Sekretaris IPQAH terpilih TGH. Sabarudin.
Pria yang baru saja mendapat gelar Doktor tersebut juga menyampaikan, setelah terbentuk kepengurusan IPQAH NTB ini, program selanjutnya adalah mengadakan rapat kerja untuk menyusun program selama 5 tahun kedepan.
“Setelah ini kita akan rapat kerja” Jelasnya.
Sementara itu Ketua IPQAH NTB Terpilih Dr.KH.M. Zaidi Abdad, M.Ag mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pelaksanaan Muswil ini.
Baginya, pengurus IPQAH NTB terpilih mendapat tugas yang cukup berat karena organisasi ini akan memimpin para Qori’ dan Qori’ah serta para Hafidz Al Qur’an di NTB.
“Demi alqur’an kami semua pengurus terpilih akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya”, ujarnya.
Harapannya, IPQAH NTB ke depan bisa bersinergi dengan semua pihak terutama dengan LPTQ serta pemerintah baik pusat maupun daerah.
“Kita berharap nanti, rapat kerja akan menghasilkankam program-program yang kongkrit untuk masyarakat luas, terutama yang menyangkut masalah alqur’an. Program tidak usah terlalu banyak dan muluk-muluk, cukup sedikit saja, tapi bisa kita laksanakan dengan maksimal”, Jelas pria yang juga menjabat Kepala Kementerian Agama Wilayah ini.
Senada itu dengan itu, Pembina IPQH NTB, H.L. Pathul Bahri SIP, berharap kedepan, dengan kepengurusan baru IPQAH NTTB bisa lebih maju dan menjalankan programnya dengan maksimal.
“Saya berharap banyak program yang bisa dilaksanakan IPQAH NTB Kedepan, terutama haflah tilawatil qur’an antar Kabupaten yang bisa dilaksanakan, entah sekali sebulan atau sekali dalam tiga bulan” Pungkas Pria yang juga Bupati Lombok Tengah ini. [RKF]