HeadlineKesehatan

Pernah Ikut Jama’ah Tabligh, Bang Zul Maklumi Cluster Gowa

MATARAM, QOLAMA.COM | Melonjaknya angka Jama’ah Tabligh (JT) NTB yang dinyatakan Positif Covid-19 terutama mereka yang kebetulan mengikuti pertemuan tahunan jamaah tabligh, Ijtima Zona Asia Tahun 2020 di Pakkatto, Gowa, 19 Maret 2020 lalu, tidak lantas membuat Gubernur NTB Dr. Zulkiflimansyah terkejut.

Dikatakannya, Cluster Gowa ini telah teridentifikasi dan dengan demikian akan lebih mudah menanganinya.

“Mestinya kita tidak perlu terkejut karena Cluster-Cluster alhamdulillah sudah teridentifikasi. Dan dengan sudah teridentifikasi, Insya Allah kita jadi lebih mudah menanganinya.” Ungkap Zulkiflimansyah di Status Facebooknya.

Iapun tidak heran jika banyak Jama’ah Tabligh yang terinveksi Covid-19 paska kegiatan Gowa, pasalnya komunitas ini guyub, sering berjabat tangan dan sering bersama-sama.

“Saya kebetulan pernah ikut aktivitas Jamaah Tabligh ini, sebuah komunitas yg luar biasa dan bekerja dengan penuh cinta dan keikhlasan, Kalau kebetulan banyak anggota JT yang terpapar positif, tentu bukan karena kesengajaan, tapi karena komunitas ini guyub, sering berjabat tangan dan sering bersama-sama. Inilah yg membuat penularan COVID 19 di JT jadi lebih cepat.” Jelas Zul.

Karena itu menurutnya, tak tepat menyalahkan Jama’ah Tabligh. Ia juga mengharapkan seluruh jama’ah Tablig yang kebetulan pernah ke Gowa untuk terbuka dan sadar bahwa covid 19 ini bukan aib dan bisa disembuhkan sehingga tak perlu bersikeras untuk tidak mau dites atau diperiksa.

“Kami Sudah mendata teman-teman Cluster Gowa, jumlahnya lebih dari 1000an. Dan hasil Rapid test sementara sudah 367 yang reaktif. Biasanya yg reaktif ini lebih dari 50 persennya jadi positif. Artinya kita harus siap-siap di beberapa hari ke depan terjadi lonjakan jumlah yg positif.” Ungkapnya.

Karena itu, daerah-daerah yang kebetulah sudah cukup banyak yang reaktif harus segera menyiapkan diri dan masyarakat harus siap secara psikologis untuk menerima kenyataan ini.

“Lebih baik menyalakan Lilin daripada mengutuk kegelapan, menyembuhkan yang positif Covid 19 ini tidak susah. Isolasi 14 hari, makan makanan yang sehat, cukup vitamin C dan E, berolah raga dll Insya Allah sembuh.” Pungkasnya.

Selengkapnya
Cloud Hosting Indonesia

Tinggalkan Balasan

Cek juga
Close
Back to top button