EkbisHeadlineLombok TengahPilkada 2020Politik

Songket Kembang Komak Ludes Di Pasaran, Pengerajin: Terimakasih Maiq Meres!

PRAYA, QOLAMA.COM | Dipakainya kain songket motif kembang komak sebagai ikon kampanye Pasangan Calon Bupati dan Wakil Calon Bupati Lombok Tengah Pathul – Nursiah menjadi berkah buat para produsen dan distributor kain Songket di pusat-pusat kerajinan di Lombok Tengah.

Hal ini diakui salah seorang pedagang dan distributor songket asli Sukarara Didik Wahyudin saat diwawancarai Qolama, Kamis (17/9/2020).

“Pasangan Maiq Meres menjadi berkah buat kami, karena sejak Kembang Komak jadi ikon penjualan kami melesat tajam. ” Katanya.

Wahyudin mengatakan, jika di bulan-bulan sebelumnya ia hanya bisa menjual motif kembang komak satu sampai dua helai saja dalam seminggu, saat ini penjualannya bisa mencapai 50 sampai 200 helai perminggu.

“Untuk minggu kemarin saja saya menjual lebih dua ratus potong, itupun saya harus lari ke distributor lain untuk mencukupinya” Katanya.

Tidak hanya jumlah penjualan yang meningkat tajam, harga penjualan Kembang Komak juga ikut terdongkrak. Untuk jenis kembang komak biasa yang ia jual seharga 450.000 ukuran 2.5 meter, sekarang dibandrol harga 500-750 ribu. Untuk Kembang Komak halus dibandrol dengan harga 1.5 juta yang dulunya biasanya dijual diharga 1 juta.

Pedagang yang lain Heny Susanti juga mengakui hal yang sama. Pengaruh dari penggunakan kembang komak sebagai ciri khas pasangan Maiq Meres ini meningkatkan penjualannya sangat signifikan. Bahkan hingga hari ini, banyak outlet-nya yang menunggu distribusi kembang komak lagi karena dipasaran ludes habis terjual.

“Stok kembang komak di semua outlet saya habis, sekarang kita sedang kebut pengerjaannya di pengerajin, mudahan minggu depan sudah ada beberapa yang selesai” Ungapnya.

Yeni mengucapkan terimakasih kepada pasangan HL. Pathul Bahri dan H. Nursiah yang menjadikan motif kembang komak booming.

“Kami berterimakasih kepada Bapak Nursiah dan Bapak Pathul Bahri, ini calon pemimpin kita yang mengerti apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan penjualan kami di kerajian songket, semoga nanti ketika beliau-beliau memimpin, kerajinan songket ini menjadi perhatian bapak-bapak selanjutnya,” Ungkapnya.[]

Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Cek juga
Close
Back to top button