
STITNU Al-Mahsuni Lepas Peserta Prajapati Tahun 2026 ! Kepala Desa Kembang Kuning Ajak Mahasiswa Prajapati Langsung Action
Lombok Timur – Sambutan hangat penuh semangat ditunjukkan Pemerintah Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, saat menerima 11 mahasiswa peserta Prajapati (Program Pembelajaran Lapangan Partisipatif Integratif) Angkatan IX Tahun 2026 STITNU Al-Mahsuni. Bahkan, Kepala Desa Kembang Kuning menegaskan bahwa para mahasiswa tidak perlu menunggu lama untuk memulai pengabdian, melainkan akan langsung dilibatkan dalam berbagai agenda strategis desa yang telah dijadwalkan pada bulan Agustus mendatang.
Penerimaan mahasiswa Prajapati di Desa Kembang Kuning menjadi salah satu momen paling berkesan dari rangkaian pelepasan peserta Prajapati STITNU Al-Mahsuni Tahun 2026. Kehangatan pemerintah desa beserta seluruh perangkatnya menjadi pertanda kuat bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa akan melahirkan program-program pemberdayaan masyarakat yang berdampak nyata.
Sebelumnya, STITNU Al-Mahsuni Lombok Timur secara resmi melepas mahasiswa Prajapati Angkatan IX Tahun 2026 untuk melaksanakan pengabdian masyarakat selama 60 hari. Program ini merupakan integrasi antara Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang dirancang sebagai wadah pembelajaran sekaligus pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat.

Pada tahun ini, mahasiswa ditempatkan di empat desa yang sekaligus menjadi desa binaan STITNU Al-Mahsuni, yaitu Desa Kembang Kuning Kecamatan Sikur, Desa Santong Kecamatan Terara, Desa Masbagik Utara Kecamatan Masbagik, dan Desa Pringgasela Selatan Kecamatan Pringgasela.
Ketua Panitia Prajapati Angkatan IX Tahun 2026, Mukhtar, M.Pd, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi tahun ini dilakukan secara terarah dengan mempertimbangkan keberlanjutan program pembinaan yang telah dibangun kampus bersama pemerintah desa.
“Prajapati tahun ini memiliki semangat yang berbeda. Selain menjadi wadah pelaksanaan KKN dan PPL, kami ingin memperkuat hubungan kemitraan antara STITNU Al-Mahsuni dengan desa-desa binaan. Oleh karena itu, desa yang menjadi lokasi Prajapati dipilih sebagai bagian dari strategi membangun kerja sama yang berkelanjutan sehingga keberadaan mahasiswa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.” Imbuhnya
Mukhtar menambahkan bahwa mahasiswa juga membawa misi lain sebagai duta kampus.
“Selain menjalankan program pengabdian, mahasiswa juga kami bekali untuk memperkenalkan STITNU Al-Mahsuni kepada masyarakat. Saat ini kampus terus berkembang dengan hadirnya beberapa program studi baru, sehingga mahasiswa diharapkan mampu menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat sebagai bagian dari penguatan eksistensi kampus.” Jelasnya
Sementara itu Kepala Desa Kembang Kuning, Lalu Lukman, S.Sos, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan STITNU Al-Mahsuni kepada desanya sebagai lokasi pelaksanaan Prajapati. Ia bahkan memastikan mahasiswa akan segera dilibatkan dalam berbagai kegiatan desa.
“Atas nama Pemerintah Desa Kembang Kuning, kami menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa Prajapati STITNU Al-Mahsuni. Kami menerima kehadiran adik-adik mahasiswa dengan penuh rasa bangga dan tulus. Kehadiran kalian adalah bagian dari ikhtiar bersama membangun desa. Karena itu, dalam beberapa hari ke depan kami akan mengajak mahasiswa mengikuti agenda dan program desa yang telah disiapkan untuk bulan Agustus sehingga mereka dapat langsung merasakan dinamika pembangunan di tengah masyarakat.” Terangnya
“Saya berpesan kepada seluruh mahasiswa agar selalu menjaga sikap, sopan santun, etika, serta menghormati adat dan budaya masyarakat. Ketika masyarakat menerima kalian sebagai keluarga, maka di situlah keberhasilan pengabdian akan tercipta. Jadilah mahasiswa yang mampu memberikan solusi sekaligus menjadi teladan di tengah masyarakat.” Tambahnya
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Desa Kembang Kuning, Muhamad Fahmi, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Desa Kembang Kuning yang siap mendampingi mahasiswa. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah.
“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kembang Kuning beserta seluruh jajaran yang telah menerima mahasiswa kami dengan sangat baik. Sambutan yang luar biasa ini menjadi motivasi besar bagi mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian secara maksimal. Kami yakin kolaborasi antara kampus dan pemerintah desa akan melahirkan banyak program yang bermanfaat bagi masyarakat.” Ungkapnya
Muhamad Fahmi juga secara simbolis menyerahkan 11 mahasiswa kepada Pemerintah Desa Kembang Kuning untuk dibimbing selama menjalankan program.
“Sebanyak sebelas mahasiswa kami titipkan kepada Pemerintah Desa Kembang Kuning. Kami berharap mereka dibimbing, diarahkan, dan diberi ruang untuk belajar bersama masyarakat. Semoga dari proses ini terbangun hubungan kekeluargaan yang kuat antara kampus, pemerintah desa, dan masyarakat sebagai fondasi kerja sama yang berkelanjutan.” Harapnya. (Redaksi)