HeadlineKampusLingkunganLombok Tengah

GUSDURian Lombok Tengah dan MAPASMA STITNU Al-Mahsuni Gelar Pelatihan Pengolahan Sampah Organik di Selak Aik

Lombok Tengah — Komunitas GUSDURian Lombok Tengah berkolaborasi dengan MAPASMA STITNU Al-Mahsuni Lombok Timur sukses menyelenggarakan kegiatan pendampingan masyarakat bertajuk Pelatihan Pengolahan Sampah Organik, Minggu, 28 Juni 2026.

Kegiatan ini berlangsung di kawasan Wisata River Tubing and Camping Ground Selak Aik, Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, dengan melibatkan masyarakat setempat, Pokdarwis Dusun Selak Aik, karang taruna, serta pemuda dan pemudi Dusun Selak Aik.

Pelatihan ini mengangkat tema besar kepedulian terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah organik berbasis komunitas. Beberapa materi utama yang disampaikan meliputi budidaya magot, pengolahan sampah organik menjadi pupuk organik cair, serta edukasi lingkungan.

Koordinator GUSDURian Lombok Tengah, Ahmad Jumaili, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar kecil komunitas dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

“Persoalan sampah tidak cukup hanya dibicarakan. Harus ada gerakan kecil yang langsung menyentuh masyarakat. Melalui pelatihan ini, kita ingin mengajak warga melihat bahwa sampah organik bisa dikelola, dimanfaatkan, bahkan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, panitia kegiatan, Muhammad Fahmi dan Sadip Indra, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurut mereka, kolaborasi antara komunitas, mahasiswa, pemuda, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam membangun gerakan lingkungan yang berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dan praktik langsung pengelolaan sampah organik. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai cara memanfaatkan limbah rumah tangga, proses fermentasi pupuk cair, hingga pengenalan budidaya magot sebagai salah satu solusi pengolahan sampah organik.

Melalui kegiatan ini, GUSDURian Lombok Tengah dan MAPASMA STITNU Al-Mahsuni berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana di sekitar rumah dan komunitas.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, dokumentasi bersama, serta ajakan untuk terus menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan lestari.

Langkah kecil kita untuk lingkungan yang bersih dan lestari.

Adsvertise
Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button