Lindungi Anak NTB Dari Faham Radikalisme.
MATARAM – QOLAMA.COM | Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (RI) Nahar mengingatkan Pemprov NTB bisa maksimal memberikan perlindungan kepada anak dari faham radikalisme dan terorisme.
Hal tersebut disampaikan Nahar ketika menghadiri FGD, Supervisi Pelaksanaan Kebijakan Perlindungan Anak Korban Stigmatisasi dan Jaringan Terorisme, di Mataram.
“Diskusi dilaksanakan dapat memberikan rekomendasi agar usaha perlindungan anak dari radikalisme dan tindak pidana terorisme di NTB tercapai” kata Nahar.
Menghasilkan desain bagaimana menyusun regulasi yang membuat kebijakan terkait dengan perlindungan khusus anak dari sudut pandang perlindungan khusus.
Ia menjelaskan, harus diwaspadai terkait 3 hal dalam perlindungan anak, pertama terkait dengan pentingnya pendidikan, sehingga pendidikan tidak mengarah kepada paham-paham radikalisme dan mengarah kepada tindakan yang bersifat terorisme.
Kemudian terkait dengan persoalan ideologi dan ketiga adalah soal nasionalisme. Misalnya ada paham yang, tidak hormat dengan Garuda Pancasila tidak memahami tentang nilai-nilai nasionalisme ini tanda-tanda yang harus diwaspadai.
“Dalam undang-undang perlindungan anak diingatkan untuk dilakukan upaya edukasi dalam upaya perlindungan khusus bagi anak korban terorisme” katanya.
Dikatakan, ada beberapa hal yang harus dilakukan, diantaranya melakukan edukasi yang berkaitan dengan masalah pendidikan ideologi dan nasionalisme, upaya konseling tentang bahaya terorisme, rehabilitasi dan pendampingan sosial.
Kepala P3AP2KB Provinsi NTB, Husnanidiaty Nurdin, mengatakan pertemuan dilaksanaka diharapkan, dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi, untuk melakukan pencegahan, penanganan dan perlindungan serta mencari solusi dalam perlindungan anak korban stigmatisasi dan jaringan terorisme.
“Banyak masukan, sehingga akan sangat membantu dalam menyelesaikan PR bersama terkait dengan penyusanan regulasi tentang peraturan Gubernur, sesuai keinginan bersama,” pungkasnya.