HeadlinePolitik

Pemdes Banyu Urip Sesumbar Perbaiki Kerusakan Jembatan dan Jalan.

LOMBOK TENGAH – QOLAMA.COM | Protes dan keluhan masyarakat, Dusun Pantek dan Prapak, terkait kerusakan jembatan penghubung dan jalan usaha tani yang baru seumur jagung sudah mengalami kerusakan, ditanggapi santai Pemerintah Desa (Pemdes) Banyu Urip.

Pemdes bahkan sesumbar, akan menjadikan jembatan dan jalan usaha tani yang rusak, menjadi skala prioritas untuk diperbaiki tahun anggaran 2021, melalui Dana Desa (DD).

“Selain pemulihan ekonomi, perbaikan jembatan dan jalan menjadi skala proritas diperbaiki untuk Anggara DD 2021, terutama jalan usaha tani yang menunjang aktivitas ekonomi dan pertanian masyarakat desa” kata Sekretaris Desa (Sekdes) Banyu Urip, Samian dalam kesempatan wawancara dengan Qolama.com, Jum’at 8 Januari 2021.

Perbaikan jalan dilakukan meliputi pembangunan talut dan gorong – gorong di titik jalan yang banyak dilewati aliran air sawah, supaya jalan tidak amblas terkikis air secara terus menerus, terutama di musim hujan.

Dijelaskan, pembangunan talut dan gorong – gorong awalnya dibangun bersamaan dengan pengurukan jalan, tapi karena musim hujan datang, sehingga truk yang mengangkut matrial berupa batu, sirtu tidak bisa masuk, sehingga pembangunan terpaksa ditunda.

Sebelumnya, warga Dusun Pantek, Desa Banyu Urip mengeluhkan kondisi jembatan yang dibangun Pemdes yang baru seumur jagung sudah mengalami kerusakan. Padahal anggaran pembangunan jembatan mencapai 86 juta lebih.

Zarkasi tokoh pemuda Dusun Pantek menduga, kerusakan jembatan terjadi disebabkan, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Banyu Urip kerja asal – asalan. Ia juga menuding, kuat dugaan jembatan cepat rusak, karena angaran banyak diselewengkan.

Seharusnya dengan anggaran sebesar itu, kualitas jembatan dibangun bisa lebih baik, dengan konstruksi kuat. Tapi yang terjadi konstruksi bangunan jembatan, mulai dari pondasi, hingga campuran semen pada sirtu terkesan asal – asalan, wajar saja jembatannya cepat rusak.

Selengkapnya
Cloud Hosting Indonesia

Tinggalkan Balasan

Cek juga
Close
Back to top button