HeadlineLombok TengahPolitik

Sekda Loteng Diminta Tidak Manfaatkan Jabatan Untuk Kampanye

“Kalau niatan dan hajatan dia (Nursiah.red) maju di Pilkada Loteng sudah final, lebih elok dia mengundurkan diri dulu agar pertarungan pilkada Loteng ini fair”

ASRORUL HADI Sekretaris DPC Partai Demokrat Lombok Tengah

PRAYA, ย QOLAMA.COM | Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Tengah, H. Nursiah diminta tidak memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan kampanye dirinya yang hendak maju sebagai Calon Wakil Bupati Lombok Tengah dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Loteng 2020 mendampingi HL. Pathul Bahri, S. Ip yang juga sedang menjabat Wakil Bupati Lombok Tengah.

Tudingan tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat Loteng Asrorul Hadi saat ditemui Qolama.com di kantor DPRD Loteng Senin, (27/7/2020).

“Kalau niatan dan hajatan dia (Nursiah.red) maju di Pilkada Loteng sudah final, lebih elok dia mengundurkan diri dulu agar pertarungan pilkada Loteng ini fair” ungkapnya

Ia juga meminta Nursiah tidak memanfaatkan jabatannya sebagai Sekda untuk kampanye dirinya apalagi sampai menggunakan fasilitas-pasilitas pemda untuk kepentingan politik.

“Saya khawatir saja, ini akan menjadi preseden buruk bagi Pilkada Lombok Tengah kedepan.” Tegasnya.

Ditanya apakah ini merugikan calon lain termasuk calon yang diusung Demokrat? Ia menjawab diplomatis, sejauh ini tentu saja tidak, hanya saja sebagai warga masyarakat Lombok Tengah yang baik, ia berharap pertarungan Pilkada ini berlangsung adil dan tidak dicederaiaCara-cara kampanye yang tidak halal.

“Kalau Calon kami Ahmad Ziadi siap bertarung dalam kondisi apapun” Tandasnya.

Hadi juga meminta Kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk proaktif memantau dan menindaklanjuti setiap temuan pelanggaran seperti adanya Indikasi ASN terlibat politik praktis, karena sudah menjadi rahasia umum, jika ada incumben yang maju seperti ini, ada kecenderungan memanfaatkan jabatan untuk memobilisasi birokrasi.

“Saya kira jangan hanya dipanggil-panggil tapi tidak jelas dan tidak ada Tindak lanjutnya. Yang tegas dong, kita tunggu Bawaslu Loteng tunjukkan taringnya” katanya.

Berita Lainnya :

Bawaslu Launching Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada Serentak Tahun 2020

Ingin Pilkada 2020 Jujur dan Adil, PC PMII Loteng Audiensi Ke Bawaslu Loteng

Ditanya apakah ada kekhawatiran akan ada upaya mobilisasi ASN jelang Pilkada Loteng? ia menyampaikan, sejauh ini memang belum terlihat, tapi indikasi ke sana jelas sekali.

“Tapi kita berharap posisi ASN tetap netral, silakan anda bekerja sesuai tupoksi masing-masing, kalo terciduk kan rugi sendiri” Pungkasnya.[]

Tags

Tinggalkan Balasan

Cek juga
Close
Back to top button
Close